Jumat, 25 Oktober 2013

Cara mendalangi Boneka Sesame Street


CARA "MENDALANGI" BONEKA SESAME STREET

Ingatkah Anda pada boneka-boneka lucu yang berbicara dan mengajarkan banyak pelajaran penting terutama untuk para anak-anak? Yap, itu mereka...SESAME STREET!
sekitar bulan November lalu sesame street berulang tahun ke- 40, dan Google mengubah logonya di halaman depan browser dengan gambar2 Sesame Street. Ada Elmo, Ernie dan Bert, Count Dracula, Cookie Monster, Big Bird, dll.


Sesame Street adalah sebuah acara pendidikan anak-anak yang berasal dari Amerika Serikat untuk anak-anak pra-sekolah dan merupakan perintis standar televisi edukasi kontemporer yang menggabungkan pendidikan dan hiburan (edutainment). Sesame Street terkenal dengan karakter-karakter Muppet, yang dibuat oleh Jim Henson, seorang pemain boneka (puppet). Terdapat lebih dari 4.134 episode yang telah diproduksi selama 37 musim. Musim pertama penayangannya berjumlah 130 episode, tapi musim ke-36 hanya sebanyak 25 episode. Dengan jumlah episode sebanyak itu, Sesame Street merupakan salah satu serial acara televisi yang paling lama tayang sepanjang sejarah pertelevisian.  

Sesame Street diproduksi di Amerika Serikat oleh sebuah organisasi non-profit Sesame Workshop, sebelumnya bernama Children's Television Workshop (CTW), yang didirikan oleh Joan Ganz Cooney dan Ralph Rogers. Tayangan perdana acara ini disiarkan pada 10 November 1969, di saluran National Educational Television, dan kemudian dipindahkan ke Public Broadcasting Service.


Karena acara ini memberikan pengaruh yang sangat positif, Sesame Street menjadi salah satu tayangan pendidikan yang paling dihormati di dunia.[1] Tidak ada serial televisi lain yang mampu menandingi kesuksesan dan pengakuan internasionalnya. Serial originalnya sudah ditayangkan di 120 negara,[2] dan lebih dari 30 versi internasional yang sudah diproduksi, tidak termasuk versi sulih suara. Di Indonesia, Sesame Street pernah ditayangkan oleh stasiun televisi TVRI yaitu "Jalan Sesama" pada awal dekade 1974 sampai 1990 dan di RCTI dan SCTV pada awal dekade 1990-an. Selain itu, juga telah dibuat Sesame Street versi Indonesia yang dinamai "Jalan Sesama" versi remake. Acara tersebut ditayangkan di Trans7 mulai 18 Februari 2008.

Serial-serial ini telah memperoleh 109 Emmy Awards, lebih banyak daripada serial televisi lainnya.[2] Sekitar 75 juta orang Amerika pernah menyaksikan serial ini ketika mereka masih anak-anak;[3] jutaan lainnya juga telah menonton serial ini, termasuk orang tuanya.

Yah Jalan Sesama merupakan versi lokalnya dari Sesame Street yang di buat sesuai dengan adat budaya di Indonesia. Makannya kalo melihat Jalan Sesama akan terasa berbeda sekali dengan versi Amerikanya. Ada tokoh si Tantan Orangutan, tokoh si Momon dan Putri yang merefleksikan anak2 Indonesia. Juga lihatlah video aktivitas di Jalan Sesama selalu memperlihatkan lingkungan khas Indonesia.

 

Versi lokal ini ternyata juga di buat di negara2 lain seperti data di sini (yang merupakan tulisan ulang Majalah Tempo Mei 2007). Di Mesir, misalnya, Sesame Street menjadi Alam Simsim, yang banyak bicara tentang hak perempuan, di Bangladesh menjadi Sisimpur dan bertutur tentang gizi dan kesehatan. Adapun versi Afrika Selatan bernama Takalani Sesame, banyak membahas soal antidiskriminasi dan HIV. Versi Israel menjadi Rechov Sumsum, yang banyak memperhatikan soal komunikasi dan perdamaian. Jalan Sesama di buat dengan fokus pada tema kebersamaan dan perbedaan.

Kembali ke gambar kiriman teman saya itu, seperti apa sih gambarnya?
Ternyata gambar cara menggerakkan boneka Sesame Street. Ah itu pertanyaan saya pada masa saya kecil. Bagaimana sih nggerakin boneka itu hingga gerakan mereka begitu halusnya? Apa ada orang di dalamnya? Seperti badut2 ulang tahun pada umumnya? Kalo bonekanya kecil gimana?

Jawabannya saya temukan di sini, salah seorang penggerak boneka dongeng untuk anak2 korban bencana bercerita tentang pengalamannya mendapat pelatihan dari Ronnald Binion dan Amanda Maddock mereka ialah penggerak boneka di acara Lazy Town (Nickelodeon) dan Sesame Street.

Cara menggerakkan boneka memang ada banyak cara, bisa dengan 1 orang atau dengan cara tandem (2 orang atau lebih). Cara satu orang seperti memainkan wayang golek/ wayang kulit, namun bedanya salah satu tangan kita masuk kedalam kepala boneka dan mengendalikan gerak bibir boneka. Sedangkan tangan kita yang lain memainkan tongkat yang mengendalikan tangan boneka. Boneka harus diangkat tinggi, lebih tinggi dari dalangnya. Maksudnya agar anak2/penonton lebih terfokus dengan bonekanya bukan sang dalang. Sedangkan jika di studio Sesame Street, sang dalang akan bersembunyi di balik dinding atau meja miniatur suasana. Dan tidak boleh terlihat. Tangan harus kuat menahan boneka sekaligus menggerakkannya. Karena tangan kita berfungsi sebagai tulang punggung si boneka. 

Cara menggerakan boneka ke 2 ialah dengan versi tandem, biasanya dilakukan 2 orang atau lebih. jadi ada yang mengendalikan kepala boneka sementara yang lain mengendalikan tangan boneka (tangan boneka yang berjari). mungkin ini lebih tepat pada adegan memegang sendok, makan, atau membawa suatu benda di tangan si boneka. Untuk menggerakkan boneka tandem, harus berlatih berulang kali sampai kompak, karena satu dan yang lainnya harus saling mengisi gerakan agar terlihat luwes. 




Dan cara yang satu lagi ialah dengan menggunakan si boneka. Jadi sang dalang masuk dalam baju boneka. Saya bertanya-tanya yang jadi Big Bird apa tidak capai ya? lalu tangan satunya yang menggerakkan itu siapa? Saya masih heran dengan penggerak Big Bird ini. Dulu saya pikir karena Big Bird itu tinggi dan besar jadi di mainkan satu orang berkostum Big Bird (seperti cara memakai boneka badut). Tapi kok di rasa kurang tinggi ya? atau jangan2 mungkin 2 orang bergendongan. Yang satu Menggerakkan mulut dan kedua tangan, yang lain menggendong dalang pertama dan kakinya menjadi kaki si Big Bird. Wah entahlah mana yang benar :))
 

Menggerakan boneka tangan tidak mudah, harus sesuai dengan dialog. apabila bilang "Sa-tu" tangan pun harus bergerak seolah2 boneka menggumamkan mulut ngomong "Sa-tu". Harus tepat dan kelima jari kita harus stabil. Belum lagi laku gerak boneka. Bagaimana cara berjalan. Menoleh, Menggaruk kepala atau apapun itu. Harus di coba berulang kali dan senatural mungkin seperti jika manusia bergerak. Wahhh sulit ya ternyata main boneka tangan itu? Karena nyawa boneka tangan itu ada ditangan si dalang. Oh iya suara juga berperan besar dalam sandiwara boneka. Biasanya suara dimainkan sedemikian rupa hingga menarik penontonnya.

Ada yang berminat jadi dalang Boneka Sesame Street? :-D


Tidak ada komentar:

Posting Komentar